Minggu, 20 April 2014

TUGAS PSIKOLOGI OLAHRAGA

PENGERTIAN PSIKOLOGI OLAHRAGA DAN TES PSIKOLOGI

                                                 Dosen : Habibi Hadi Wijaya, S.Or., M.Pd.
                                           Disusun Oleh : Yaser Hendrawan (1141172104122)
                                             Mahasiswa semester 6F PJKR/ FKIP / UNSIKA

Pengertian Psikologi Olahraga

Orang sering menganggap bahwa persoalan mental atlet acapkali menjadi penyebab utama kegagalan. Namun pada saat yang sama faktor mental ini tidak pernah ditangani secara serius. Ironi memang, tetapi itulah realitas. Padahal sebagai pelatih, diharuskan untuk menguasai ilmu tentang psikologi. Sehingga pelatih mengetahui karakter tiap-tiap atlet dan dapat memperbaikinya. Agar mereka nanti dapat menunjukkan kemampuan yang maksimal.

Perlu disadari bahwa persoalan penampilan (performance) atlet dalam meraih prestasi bukan hanya menyangkut masalah fisik semata, dalam arti mereka yang fisiknya kuat dipastikan akan memenangkan pertandingan. Namun sebenarnya hal tersebut bersifat multifaktor. Sekurangnya terdapat tiga faktor dasar yang diyakini mempengaruhi penampilan atlet, yaitu faktor fisiologis, anthropometris, dan psikologis. Faktor fisiologis terkait dengan potensi dan kemampuan biomotor seperti kecepatan,kekuatan, kelincahan dan ketahanan. Faktor anthropometris berkenaan dengan ukuran-ukuran tubuh sepertu tinggi badan, berat badan, panjang lengan, yang tingkat urgensinya berbeda-beda dari cabang olahraga satu cabang ke cabang olahraga lain. Sementara itu, faktor psikologis berkaitan dengan kesiapan dan kesanggupan mental untuk berlatih dan bertanding dalam rangka meraih prestasi. Tetapi didalam postingan kali ini hanya membahas seputar faktor psikologis saja, karena kita tahu akan pentingnya kesiapan mental dalam olahraga. James E. Loehr, seorang psikolog olahraga terkenal mengatakan: "At least 50 percent of the process of playing well is the result of mental and psychological factors."


Ada dua istilah yang harus kita pahami dalam mengartikan "Psikologi Olahraga". Yaitu arti "Psikologi" itu sendiri yang telah dijelaskan diatas dan juga "Olahraga". Secara sederhana psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia. Tingkah laku disini berarti sesuatu yang nampak seperti berjalan, berlari, melompat, bisa juga berarti sesuatu yang tidak nampak seperti perasaan dan berpikir. Sementara itu, olahraga adalah segala aktivitas fisik yang sistemastis untuk mendorong, membina, dan mengembangkan potensi jasmani, rohani dan sosial. 

Kemudian apakah yang dimaksud dengan psikologi olahraga? Berikut ini pengertian psikologi olahraga menurut para ahli:
Menurut Bucher dalam Apruebo (2005), psikologi olahraga merupakan bidang dalam psikologi yang memanfaatkan prinsip, konsep, fakta, dan metode psikologi dan menerapkannya dalam aspek-aspek aktivitas olahraga seperti aspek belajar, keterampilan, penampilan, pelatihan, dan pengembangan.
Menurut Williams dan Straub (1993), psikologi olahraga adalah ilmu yang mempelajari tentang faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi partisipasi dalam olahraga dan latihan serta pengaruh-pengaruh psikologis yang diperoleh dari partisipasi olahraga tersebut.
Psikologi olahraga adalah studi ilmiah tentang individu dan perilakunya dalam olahraga dan latihan. (Gould dan Weinberg, 1995)
Menurut Kontos dan Feltz (2008), psikologi olahraga adalah sebuah bidang kajian yang menerapkan prinsip-prinsip psikologi dalam setting olahraga.
Psikologi olahraga adalah sebuah bidang kajian yang menerapkan prinsip-prinsip psikologi dalam setting olahraga, baik penampilan individual maupun tim, ditandai oleh sejumlah interaksi dengan individu lain dan situasi-situasi eksternal yang menstimulasinya. (Singer, 1980; Sudibyo, 1989)
Sedangkan Menurut Singgih D Gunarsa, psikologi olahraga diartikan sebagai psikologi yang diterapkan dalam bidang olahraga yang meliputi atlet sebagai individu atau kelompok yang akan bertanding serta faktor – faktor lain yang berpengaruh terhadap kepribadian dan penampilan atlet tersebut. 
Dapat disimpulkan bahwa psikologi olahraga adalah ilmu psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam konteks olahraga. Bidang dalam psikologi tersebut sangat luas dan mencakup secara keseluruhan sejauh dapat dijangkau oleh fikiran. Psikologi olahraga berusaha untuk memahami kondisi seorang atlet yang berusaha untuk berprestasi di kanca domestik maupun internasional.

 
Oleh karena itu psikologi olahraga merupakan pendekatan yang menyeluruh terhadap kehidupan dan dunia seorang atlet. Psikologi olahraga berusaha untuk menyatukan jiwa raga seorang atlet dengan pelatihnya, yang akhirnya menjadikannya sebagai seorang atlet yang berprestasi.

Tujuan psikologi olahraga antara lain:
  • Mempelajari bagaimana faktor-faktor psikologi mempengaruhi performa individu
  • Memahami bagaimana partisipasi dalam olahraga mempengaruhi perkembangan individu termasuk kesehatan dan kesejahteraan hidupnya
 http://aleachmad.blogspot.com/2013/10/pengertian-psikologi-olahraga.html


 Tes Psikologi

Mahasiswa yang dites :

Nama                     :Rifka Nalawati

Jenis Kelamin         : Perempuan

Umur                     : 19 tahun

Semester                : IV (empat)

Fakultas / Prodi    : Kesehatan/S1 Keperawatan   
Universitas           : STIKes Kharisma
NPM                   :0433131420111037

Soal tes Psikologi :


1. RUMAH IMPIAN =

Ketika kamu jalan2 mengitari perumahan, kamu melewati jalan yang tidak pernah dilalui sebelumnya. Disamping jalan, kamu melihat sebuah rumah yang kamu impikan. Sesaat sebelum kamu mengagumi rumah itu, kamu menyadari bahwa pintu rumah itu setengah terbuka.
Menurutmu mengapa?
A. Rumah itu kemalingan.
B. pemiliknya lupa menguncinya.
C. pemiliknya ada didalam rumah.

2. BURUNG BIRU =

Suatu hari seekor burung berwarna biru masuk kekamar kamu melalui jendela dan terperangkap didalam. Kamu tertarik sehingga memutuskan untuk memeliharanya. Akan tetapi esoknya kamu terjekut karena burung itu berubah warna menjadi kuning, dan esok harinya berubah lagi menjadi merah terang, dan dihari ketiga berubah menjadi hitam.
Menurutmu akan berubah menjadi warna apa di hari ke-4?.
A. Burung tidak berubah warna, tetap hitam.
B. Berubah kembali menjadi biru.
C. Berubah menjadi putih.
D. Burung berubah menjadi emas.

3. MELUKIS MUG =

Sebuah mug berwarna putih polos diserahkan padamu bersama kuas berwarna biru untuk diberi pola. Kira2 pola apa yang kamu lukis?
A. Garis-garis.
B. Titik-titik yang menari bersaling silang.
C. Centang.
D. Garis-garis yang berombak.

4. LANGIT BIRU =

Pertama bayangkan kamu memandang hamparan langit yang membuatmu bersemangat. Lalu alihkan mata untuk membayangkan pemandangan lain.
Manakah yang membuatmu santai dan tenang?
A. Dataran penuh salju putih.
B. Lautan biru.
C. Gunung yang hijau.
D. padang yang penuh bunga.

5. MEMBACA MAJALAH =

Kamu baru saja membeli majalah dan membawanya pulang untuk dibaca.
Bagaimana caramu membaca isi majalah ini?
A. Membaca berurutan dari awal sampai akhir.
B. Hanya membaca artikel yang menarik dan cuma membaca itu.
C. Membuka secara acak dan membaca apa saja yang menarik.
D. membaca majalah dengan urutan yang selalu sama.

http://idrusace.blogspot.com/2013/03/tes-psikologi-sifat-dan-karakter.html


Berikut jawaban hasil tes nya..

1. RUMAH IMPIAN =
C. pemiliknya ada didalam rumah.

2. BURUNG BIRU =
A. Burung tidak berubah warna, tetap hitam.

3. MELUKIS MUG =
A. Garis-garis.

4. LANGIT BIRU =
C. Gunung yang hijau.

5. MEMBACA MAJALAH =
A. Membaca berurutan dari awal sampai akhir.

Jadi setelah kita melakukan tes psikologi kita dapat menyimpulkan karakteristik seseorang. contoh seperti karakter Rifka dari hasil jawaban tes psikologi sebagai berikut.

-Rifka tipe yang santai, tapi tetap waspada. Hal ini menunjukan rifka tipe individu yang matang. tentu saja rifka memiliki kelemahan. tapi rifka tidak menampilkannya didepan orang.
-cendrung pesimis. Rifka percaya sekali situasi menjadi buruk, maka ia tidak akan kembali normal. 
-Rifka memilih pendekatan yang langsung dan terarah, membuat rifka menjadi pangambil keputusan yang baik dan pandai mewujudkan rencana dalam waktu singkat. Tipe ini secara alami akan menjadi pemimpin disaat-saat sulit. 
-Bakatnnya adalah membangun komunikasi yang ekspresif. Rifka selalu menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang dirasakan orang lain. Rifka akan selalu nampak dapat menolong lalu menemukan sisi yang benar dalam berkomunikasi. 
-Tipe yang tahu kemana setiap sen yang rifka gunakan. bukan karena khawatir terhadap perencanaan/anggaran. tapi rifka hanya merasa nyaman ketika mengetahui dengan jelas posisi segala sesuatu. 

Sekian dari saya tentang pengertian psikologi olahraga dan pengetesan psikologi seseorang saya mengucapkan terima kasih. 

   

  

  

  
 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar